7 Tips Memilih Bisnis Franchise Yang Tepat dan Menguntungkan


Ketika akan memulai usaha di bidang franchise tidak sedikit calon pebisnis terutama pebisnis pemula yang bingung memilih bisnis franchise yang tepat untuk dijalankan. Hal, ini dikarenakan banyaknya peluang usaha dengan sistem franchise atau waralaba terutama usaha makanan dan minuman yang menguntungkan. Ketepatan dalam memilih bisnis yang dijalankan akan membuat usaha anda berjalan dengan baik dan cepat berkembang.

7 Tips Memilih Bisnis Franchise Yang Tepat dan Menguntungkan

Bisnis Franchise merupakan salah satu bisnis yang sedang marak di tanah air. Selain mudah dijalankan tanpa perlu repot menyiapkan nama, merek, rasa dan peralatan, bisnis ini juga bisa dimulai dengan modal yang tidak terlalu besar serta menguntungkan. Bagi para pemula yang sedang bingung menentukan jenis usaha apa yang akan dijalankan maka bisnis Franchise dapat dijadikan pertimbangan.

Pada kesempatan ini admin akan berbagi tips memilih bisnis franchise yang tepat agar sukses bagi anda yang tertarik membuka usaha dengan sistem franchise. Namun sebelum itu, ada baiknya kita bahas sedikit mengenai pengertian bisnis franchise itu sendiri sehingga anda tahu bagaimana sistem dari bisnis ini.

Apa Itu Bisnis Franchise?

Bisnis franchise adalah bisnis dengan konsep yang melibatkan beberapa pihak seperti franchisor dan franchisee yang membuat suatu kesepatan kerja sama. Bisnis Sistem Franchise yang awalnya berkembang di Amerika ini di Indonesia disebut juga dengan bisnis Waralaba.

Franchisor bertindak sebagai pemberi waralaba yang bertanggung jawab terhadap barang-barang atau alat-alat yang dibutuhkan oleh franchisee termasuk bahan baku. Pada umumnya, ada beberapa kewajiban yang harus dipenuhi oleh pihak franchisor kepada pihak franchisee, yakni mempersiapkan perlengkapan operasi bisnis, mempersiapkan kinerja manajemen yang baik, menjamin kelangsungan usaha dan menyediakan distribusi bahan baku untuk jangka panjang serta kelengkapan usaha sampai ke detail terkecil. Dengan terpenuhinya empat kewajiban tersebut, maka pihak franchise dapat menjalankan bisnisnya sesuai dengan yang telah ditentukan.

Sedangkan franchisee bertindak sebagai penerima waralaba yang bertanggung jawab menjaga image dan kualitas produk dari franchisor. Franchisee mempunyai dua kewajiban finansial kepada pihak franchisor yaitu franchisee fee dan royalty fee. Franchisee fee adalah jumlah yang harus dibayar sebagai imbalan atas pemberian hak oleh si franchisor. Franchisor fee ini dibayar satu kali di awal pembelian waralaba. Sedangkan royalty fee adalah jumlah uang yang dibayarkan secara periodik yang merupakan persentase dari omzet penjualan. Nilai keduanya bergantung pada jenis waralaba.

Definisi Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia adalah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan (franchisee) untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu dan meliputi area tertentu.

Bisnis franchise merupakan salah satu bisnis yang mudah dilakukan. sebab, Anda (sebagai franchisee) tidak perlu repot-repot menyiapkan merek, nama, rasa atau kualitas produk dan peralatan lainnya. Semuanya telah disediakan oleh pihak pemberi waralaba. Untuk lebih jelas silahkan anda baca selengkapnya pengertian bisnis franchise

Tips Memilih Bisnis Franchise atau Waralaba

Permasalahan yang sering muncul dalam bisnis franchise adalah modal usaha. Banyak pengusaha pemula yang mengeluhkan masalah ini. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini banyak sekali bisnis franchise yang modalnya dibawah 10 juta. Meskipun demikian, anda juga harus jeli dalam menentukan bisnis franchise yang akan digeluti. Lalu, bagaimana memilih bisnis franchise atau waralaba yang murah dan menguntungkan? Berikut ini kami berikan 7 tips yang dapat anda lakukan.

1. Sesuaikan dengan modal
Setiap orang pasti memiliki modal yang berbeda, entah itu modal dari tabungan, kredit atau pinjaman dari bank. Maka dari itu, jika ingin memulai usaha, alangkah baiknya memilih usaha yang sesuai dengan modal yang ada. Jangan terlalu memaksakan diri dengan memilih bisnis yang modalnya besar padahal modal yang dimiliki terbatas.

2. Teruji Kredibilitasnya
Kredibilitas atau citra produk dalam bisnis franchise sangatlah penting untuk menarik minat konsumen. Jadi, jangan sembarangan memilih bisnis waralaba meskipun modal usaha yang ditawarkan untuk bisnis tersebut murah. Carilah yang namanya sudah banyak dikenal masyarakat. Dengan begitu, respon pasar terhadap bisnis anda cukup baik. Bekerja sama dengan penyedia franchise yang berpengalaman dan sudah punya nama tentunya menjadi salah satu indikator kesuksesan bisnis anda dikemudian hari.

3. Pastikan izin Bisnis Waralaba Legal
Jangan sampai bisnis yang anda kembangkan gulung tikar karena tersangkut kasus hukum. Oleh sebab itu, pastikan izin usaha yang dimiliki oleh bisnis tersebut jelas dan produk yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan.

4. Gali Informasi dengan Lengkap dan kenali Franchisor
Carilah informasi mengenai reputasi bisnis, bagaimana pemilik bisnis mengawali usaha serta berapa jumlah cabang yag telah dimiliki. Dengan mengetahui beberapa hal tersebut maka anda bisa menentukan apakah bisnis franchise atau waralaba tersebut baik dan mampu bertahan atau tidak. Selain itu, dengan mengetahui cara franchisor memulai bisnis, anda juga bisa menjadikannya sebagai masukan untuk mengembangkan bisnis.

5. Pilih Lokasi yang Tepat dan Strategis
Lokasi yang strategis mampu mendatangkan konsumen lebih banyak. Semakin strategis lokasi yang dipilih, maka semakin banyak juga target konsumennya. Carila lokasi di tempat-tempat keramaian seperti kampus, pasar, perkantoran, pusat perbelanjaan dan lain sebagainya. Jika konsumen semakin banyak maka penjualan meningkat sehingga omzet yang didapat semakin tinggi.

6. Lihat Segmen Pasar dari produk tersebut
Anda harus pintar menentukan segmen pasar terhadap jenis produk yang dijual. Pastikan produk, konsumen serta lokasi usaha franchise anda saling mendukung. Misalnya, jika anda memiliki usaha franchise makanan maka konsumen yang dibidik adalah semua umur dan tempat yang paling cocok adalah keramaian.

7. Siap dengan Resiko yang ada
Setiap usaha atau bisnis tentu memiliki risiko, mulai dari yang kecil hingga besar. Semua itu mengarah kepada kegagalan. Namun, anda harus tetap optimis dan jangan pernah menyerah demi keberhasilan.

Itulah 7 tips memilih bisnis franchise yang tepat khusunya bagi pemula. Bagi anda yang tertarik untuk menjalankan usaha franchise semoga tips diatas bisa bermanfaat dan membantu anda agar sukses dalam menjalankan bisnis dengan sistem franchise atau waralaba.


Bagikan Artikel ini :
tags: , ,

JANGAN LEWATKAN: