7 Tips Sukses Memulai Usaha Peternakan Untuk Pemula


Tips memulai usaha peternakan untuk pemula agar sukses menjalankan bisnis ternak yang menguntungkan ini. Usaha di bidang peternakan bisa dijadikan sebagai usaha sampingan yang menjanjikan di rumah dan bisa juga dijadikan sebagai penghasilan utama kalau ditekuni dengan serius dan benar-benar fokus dalam menjalankannya.

7 Tips Sukses Memulai Usaha Peternakan Untuk Pemula

Peternakan merupakan usaha yang sangat terkait dengan kehidupan dasar manusia dalam pemenuhannya terhadap kebutuhan protein hewani, termasuk di negeri ini. Usaha peternakan telah mendarah daging di kehidupan masyarakat di berbagai daerah. Berbagai jenis hewan ternak berada disekitar kehidupan masyarakat sejak dahulu kala.

Saat ini, seiring dengan pertambahan jumlah penduduk yang terus meningkat, bertambah besar pula kebutuhan masyarakat terhadap berbagai produk hasil peternakan, baik berupa daging, susu ataupun telur. Usaha peternakan juga terus berkembang baik dari sisi jenis hewan ternak maupun perkembangan teknik dan ilmu pengetahuan beternak dalam rangka menghasilkan berbagai produk hasil ternak yang berkualitas.

Kebutuhan manusian terhadap protein hewani (daging, telur dan susu) sejatinya sudah ada sejak manusia mendiami bumi ini hingga saat ini. Dahulu kala, pemenuhan terhadap protein hewani didapatkan dengan cara memburu hewan kemudian mengkonsumsinya.

Seiring waktu dan kemajuan peradaban, masyarakat mulai membudidayakan dan mengembangkanbiakan hewan liar sehingga menjadi hewan peliharaan dan ternak. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap hewan buruan sekaligus memenuhi kebutuhan protein hewani bagi masyarakat yang terus bertambah.

Sekarang ini, usaha peternakan berbagai komoditas sudah dijalankan di berbagai daerah mulai dari skala kecil , skala besar hingga industri. Kondisi ini terjadi disebabkan kebutuhan protein hewani masyarakat memang semakin meningkat seiring jumlah penduduk yang terus bertambah. Oleh karena, terdapat peluang cukup besar untuk mengusahakan komoditas-komoditas peternakan.

Peluang usaha di bidang peternakan memang menjanjikan dan menguntungkan saat ini. Ada berbagai jenis hewan ternak yang bisa dikembangbiakan. Namun, untuk menjalankan bisnis peternakan tentunya agar bisa sukses anda perlu mengetahui bagaimana cara memulainya dengan baik dan benar. Oleh karena itu pada kesempatan ini kami akan mengulas tentang tips memulai usaha peternakan yang baik dan benar.

7 Tips Sukses Memulai Usaha Peternakan Untuk Pemula

Jika anda ingin menekuni bisnis di bidang peternakan ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan. Berikut 7 tips sukses memulai usaha peternakan untuk pemula yang tertarik atau berminat menjalankan bisnis ternak yang sangat menguntungkan:

1. Persiapan yang Matang

Selain keberhasilan pada tahapan budidaya dan pemasaran, sejatinya keberhasilan usaha peternakan bisa tergambar dari matangnya berbagai persiapan sebelum memulainya. Persiapan tidak hanya terkait hal teknis seperti membangun kandang dan mempersiapkan peralatan ternak, tetapi juga pengetahuan terkait usaha ternak yang akan dijalankan serta kesiapan pemasaran. Oleh sebab itu anda perlu persiapan yang matang sebelum memulai usaha ternak.

2. Memilih Lokasi yang Tepat

Lokasi peternakan memegang peranan penting dalam mendukung keberhasilan usaha yang dijalankan, terutama kaitannya dengan jarak dan kemudahan akses serta lingkungan sekitar. terkait jarak dan kemudahan akses, ada baiknya dalam memilih lokasi peternakan berada di daerah yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal pemilik serta jalannya mudah dicapai. hal ini berkaitan dengan kemudahan bagi pemilik untuk datang setiap hari mengurus peternakannya (apabila dikelola sendiri) ataupun memudahkan mengontrol peternakannya (apabila pengelolaannya dilakukan orang lain).

Sedangkan kaitannya dengan lingkungan sekitar, harus diperhatikan bahwa ada jenis komoditas peternakan yang sebaiknya berada diwilayah yang memang diperuntukan bagi usaha agrobisnis ataupun berada di wilayah yang masih jarang penduduk atau tidak bersinggungan langsung dengan pemukiman.

Usaha peternakan seperti ayam kampung, ayam ras, itik, kambing, domba ataupun sapi potong dan perah misalnya, sedikit banyak akan memunculkan ekses berbau. Apabila lokasinya terlalu dekat dengan pemukiman maka dapat menimbulkan ketidaknyaman bagi masyarakat yang lama kelamaan akan berdampak pula bagi peternakan.

Sementara, usaha peternakan seperti kroto ataupun jangkrik, relatif bisa dilakukan ditengah-tengah masyarakat karena tidak menimbulkan ekses yang dapat merugikan masyarakat sekitar. tentunya, sepanjang usaha budidaya dilakukan secara baik dan bertanggung jawab.

3. Membuat Kandang Ternak

Kandang merupakan komponen utama yang diperlukan untuk mendukung kelancaran kegiatan budidaya ternak. kandang yang tepat akan memudahkan pemeliharaan harian serta mendukung pertumbuhan dengan ideal karena dapat menciptakan kenyamanan bagi hewan ternak. Menentukan jenis kandang yang tepat dapat dilihat dari sisi:

  • Bahan Pembuat Kandang
  • Ukuran yang ideal (panjang, lebar, tinggi, ketinggian kaki kandang)
  • Peruntukan kandang yang sesuai (bagi anakan dewasa).

4. Mempersiapkan Peralatan Ternak

Perlatan ternak menjadi komponen berikutnya yang penting juga dalam mendukung kelancaran dan keberhasilan proses budidaya. Peralatan ternak utama seperti ketersediaan tempat pakan dan tempat minum yang sesuai dan mencukupi untuk setiap jenis komoditas, umur, serta populasi akan mendukung pertumbuhan hewan ternak secara optimal.

Tempat pakan dan minum misalnya harus diberikan dalam jumlah ideal agar setiap ternak tidak berebutan. Hal ini perlu diperhatikan terutama untuk ternak lebih dari 1 ekor dalam satu kandang. Misalnya, kandang pembesaran ayam kampung ataupun ayam ras. Berbagai peralatan pendukung lain yang sebaiknya juga sudah tersedia misalnya peralatan pemberian pakan, berbagai peralatan membersihkan kandang dan peralatan pendukung lainnya yang dibutuhkan selama budidaya.

5. Menentukan Pakan, Vitamin dan Obat-obatan

Pakan berperan besar dalam menentukan keberhasilan usaha ternak, baik kaitannya dengan pertumbuhan dan produktivitas ternak yang maksimal serta efisiensi biaya. Peran besar pakan dalam pertumbuhan ternak karena pemberian pakan disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi ternak tersebut. Oleh karena kebutuhan pakan sangat besar maka perlulah dihitung efisiensi biayanya. Umumnya peternak akan memberikan pakan dengan harga lebih murah ketimbang pakan pabrikan, tetapi nutrisi hewan tetap terpenuhi dengan baik.

Sebelum mulai beternak, sebaiknya sudah mengetahui dari mana saja bisa mendapatkan pasokan pakan serta jenis pakan alternatif yang dapat diberikan pada hewan ternak. Tentunya tanpa mengurangi asupan nutrisi tetapi bisa menghemat biaya pembelian pakan.

Selain pakan, jenis vitamin serta obat-obatan yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan serta mengobati serangan penyakit pada ternak juga sudah harus diketahui serta dipersiapkan sebelum memulai beternak. Pada beberapa jenis hewan ternak, terutama uanggas yang memerlukan vaksinasi secara berkala sehingga harus mengetahui program vaksinasi sesuai ternak yang diusahakan.

Baca juga:

6. Permodalan

Permodalan usaha ternak umumnya didapatkan dari usaha lain yang dilakukan peternak atau dari pekerjaan formalnya. Hasil usaha atau gaji yang didapatkan disisihkan untuk memulai usaha peternakan. Jenis modal seperti ini yang sebenarnya paling dianjurkan karena diawal usaha tidak meminjam atau berhutang kepada pihak lain.

Alternatif lain, modal usaha ternak bisa didapat dengan cara patungan usaha dengan rekan yang memiliki minat menjalankan usaha di bidang peternakan yang sama. Dengan cara ini modal usaha dari kantong pribadi dapat ditekan, tapi yang perlu diperhatikan pada saat kerja sama usaha adalah mengetahui karakter dari rekan yang akan diajak kerja sama agar usaha peternakan yang dijalankan berjalan langgeng. Selain itu, semua hal penting terkait usaha harus tertuang secara tertulis agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan selama kegiatan usaha berlangsung.

Permodalan lain juga bisa berasal sepenuhnya dari investor atau orang yang mempercayakan modalnya untuk dikelola dalam bentuk usaha peternakan. Hasil usaha biasanya dibagi dalam bentuk bagi hasil. Sama seperti pada kerja sama modal patungan diatas, kerja sama ini juga harus ada kesepakatan secara tertulis mengenai berbagai hal penting dan kedua belah pihak terutama pihak pengelola harus benar-benar amanah dan bertanggung jawab menjalankan usaha.

7. Jaringan Usaha

Setiap pebisnis atau mereka yang menjalankan usaha pasti setuju bahwa jaringan usaha adalah hal yang positif serta dapat memberikan berbagai kemudahan termasuk bagi peternak. Oleh karena itu, mengenal sebanyak mungkin sesama peternak yang menggeluti komuditas yang sama atau mirip. Selain itu juga mencari tahu dan mengenali sebanyak mungkin mereka yang dapat mendukung kegiatan usaha ternak yang dijalankan seperti para penyedia bibit, para penyedia pakan baik pabrikan atau pakan alternatif, hingga para pengepul dan rumah makan, restoran, katering yang membutuhkan komoditas yang diternak. Dengan cara ini peternak tidak akan tergantung kepada 1-2 pihak saja terkait kebutuhan tertentu untuk peternakannya sehingga dapat lebih leluasa menentukan arah jalan peternakannya.

Di zaman internet ini, sudah sangat mudah untuk menemukan informasi serta kontak berbagai pihak yang terkait dengan kegiatan usaha ternak yang dijalankan. Peternak dapat juga bergabung dengan komunitas-komunitas yang ada di forum-forum dunia maya untuk terus mendapatkan informasi terbaru ataupun saling berbagai hingga memasarkan produknya. Jadi, sejatinya keberhasilan usaha ternak tidak hanya ditentukan dari budidayanya, tetapi cara peternak berhasil memasarkan hasil ternaknya dengan harga jual yang dapat memberikan keuntungan maksimal.

Nah, itulah 7 tips memulai usaha peternakan agar sukses dan mendapatkan keuntungan maksimal. Bagi anda yang masi pemula atau baru ingin menjalankan usaha ternak atau akan membuka peternakan mudah-mudahan tips diatas bermanfaat dan membantu anda dalam membangun usaha ternak.


Bagikan Artikel ini :
tags: , , ,

JANGAN LEWATKAN: