9 Contoh Usaha Rumahan Bidang Pertanian yang Menguntungkan


Usaha rumahan bidang pertanian- Sebagaimana kita tahu bahwa pertanian umumnya membutuhkan lahan yang luas dan cocok bagi mereka yang tinggal di desa dengan ladang. Namun, hal ini tidak lagi sepenuhnya benar, pasalnya usaha bidang pertanian juga bisa dilakukan lingkungan perkotaan yang padat penduduk. Asalkan anda cerdas dalam melihat peluang usaha, maka pertanian bisa dilakukan hanya dengan pekarangan perumahan.

9 Contoh Usaha Rumahan Bidang Pertanian yang Menguntungkan

Indonesia terkenal dengan tanahnya yang sangat subur, sehingga banyak orang yang berbisnis dalam sektor pertanian. Mengingat pertanian merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia, maka tidak heran 50 – 70% masyarakat Indonesia bergerak di sektor pertanian.

Terutama tanaman padi yang banyak di tanam oleh masyarakat, mengingat padi merupakan bahan dasar dari beras yang di olah menjadi nasi. Masyarakat di Indonesia mayoritas mengkonsumsi nasi sebagai makanan pokok yang harus dipenuhi setiap harinya. Tapi Kendalanya tanaman padi harus memiliki ladang atau sawah yang luas. Sedangkan usaha di rumah hanya memanfaatkan lahan sempit seperti pekarangan rumah. Lalu usaha bidang pertanian apa yang bisa dilakukan di rumah? Yes, pada kesempatan ini kami akan memberikan beberapa contoh usaha di bidang pertanian yang bisa anda coba di pekarangan rumah. Baca juga: Usaha Rumahan yang Lagi Ngetrend Saat ini

9 Contoh Usaha Rumahan di Bidang Pertanian

Bagi anda yang tertarik untuk membuka usaha di bidang pertanian di rumah, Berikut beberapa contoh usaha rumahan bidang pertanian yang menguntungkan serta mudah dilakukan:

1. Usaha Tanaman Cabai di Pekarangan Rumah

Cabai menjadi salah satu bahan makanan yang banyak di cari, baik dalam rumah tangga atau warung makan. Bahkan harga cabai sempat mencapai harga Rp 100.000 – Rp 120.000 karena banyak petani gagal panen. Untuk menyelesaikan masalah ini pemerintah menganjurkan setiap warga menanam cabai di pekarangan mereka. namun, bagi sebagian orang ini bukanlah solusi. Tetapi bila kita telaah lebih dalam hal ini justru bisa menjadi usaha rumahan bidang pertanian yang menguntungkan, sebab cara penanaman yang cukup mudah dan tidak perlu lahan yang luas.

Mengapa Memilih cabai sebagai usaha di rumah ?

Tentunya ada alasan mengapa sebaiknya anda memilih usaha budidaya tanaman cabai di rumah, yaitu sebagai berikut:

  • Potensi Pasar Tanaman cabai lebih tinggi
    Cabai merupakan bagian terpenting dalam masakan tanpa cabai masakan akan terasa hambar. Tidak heran jika cabai selalu dibutuhkan orang setiap hari untuk memasak. Berbagai jenis cabai seperti cabe merah, cabe keriting, cabe rawet dan cabai hijau juga dibutuhkan setiap orang diseluruh Indonesia. Itulah mengapa potensi pasar tanaman cabai sangat tinggi.
  • Tanaman Cabe sangat Menguntungkan
    Kita semua tahu bahwa harga cabe tidak pernah turun begitu rendah dan bahkan harganya bisa dibilang stabil. Tapi pada kondisi tertentu yakni ketika banyak petani cabai gagal panen atau menjelang bulan ramadhan harga cabai bisa melambung sangat tinggi. Itulah mengapa usaha budidaya tanaman cabe sangat menguntungkan untuk dijalankan.
  • Menanam Cabe terbilang Mudah
    Untuk menanam cabe tidak memerlukan lahan yang luas anda bisa memanfaatkan pekarangan rumah. Teknik penanaman cabe pun terbilang mudah dan sederhana.

Pada dasarnya penanaman cabai di bagi menjadi 3 tahap yaitu pemilihan benih, penyemaian dan penanaman bibit cabai. Proses pemilihan benih dan penyemaian, bertujuan untuk mendapat cabai yang berkualitas. Namun buat anda yang tidak mau repot bisa langsung membeli bibit kemasan, dengan begitu bisnis rumahan bidang pertanian bisa langsung dimulai.

2. Budidaya Tanaman Tomat di Pekarangan Rumah

Jenis sayuran yang juga masuk dalam jenis buah ini bisa menjadi pilihan sebagai usaha rumahan di bidang pertanian anda. Mengingat menanam tomat cukup mudah, asalkan tanah tetap basah. Namun hal yang perlu dipertimbangkan adalah harga tomat yang tidak pasti.

Kunci utama untuk menanam tomat tergantung kepada proses stek dan untuk menumbuhkan akar di tunas cukup air di vas kaca. Letakkan di tempat yang memiliki suhu hangat seperti depan jendela yang terkena sinar matahari, setelah 1 – 2 minggu tunas akan tumbuh akar dan saat akar tumbuh cukup panjang bisa di pindah ke media tanam tanah.

Tips sukses budidaya tanaman Tomat di pekarangan rumah :

  • Pemilihan Bibit
    Pilihlah bibit dengan kualitas terbaik dan sesuai dengan kondisi lingkungan tempat tinggal anda. Salah satu bibit yang terbukti memiliki produktivitas lebih tinggi adalah benih hibrida.
  • Proses Penyemaian Benih
    Proses penyemaian beni disarankan menggunakan polybag dengan perbandingan tanah dan pupuk yakni 1:1. Lakukan perawatan dengan menyiram pagi dan sore hari.
  • Mempersiapkan Lahan
    Lahan tempat menanam tomat sebaiknya tanahnya digemburkan dan dibuat bedengan untuk menghindari agar tanaman tidak terendam ketika hujan.
  • Proses Penanaman
    Jika lahan sudah siap dan bibit tomat sudah siap dipindahkan maka anda bisa melakukan proses penanaman. Untuk menghindari kekeringan sebaiknya penanaman dilakukan pada pagi atau sore hari. Jarak tanam ideal tomat antara 50 cm x 60 cm.
  • Pemeliharaan Tomat
    Jika sudah proses penanaman maka langkah selanjutnya adalah proses pemiliharaan yang terbagi dalam penyiraman, penyiangan, penyulaman, pemupukan, pemberian cagak dan pemangkasan.
  • Proses Panen Buah Tomat
    Waktu panen tomat umurnya tergantung jenis tomat yang ditanam. Cirinya jika buah tomat sudah berubah warna menjadi oranye.

Catatan:
Agar tanaman tomat dapat tumbuh optimal syaratnya:

  • Kondisi tanah gembur, liat sedikit berpasir, dan subur
  • pH tanah antara 5-6
  • Curah hujan 750-1250 mm/tahun
  • Kelembaban udara sekitar 25%

3. Usaha Rumahan Budidaya Tanaman Sawi

Usaha bidang pertanian selanjutnya yang bisa dilakukan di rumah yakni menanam sawi. Tanaman sawi sendiri di bagi menjadi 4 jenis yaitu sawi hijau biasa, sawi hijau pahit, sawi minyak dan sawi berdaun lebar. Namun untuk menanamnya semua menggunakan metode yang sama.

Sawi bisa tumbuh di tempat panasa atau dingin, dengan meletakkannya terkena sinar matahari langsung bila dingin dan meletakannya tidak terkena matahari bila panas. Tanah yang digunakan harus kaya senyawa organik yang lembab. Dengan begitu, usaha rumahan budidaya tanaman sawi ini bisa dilakukan di halaman rumah.

Langkah-langkah menanam sawi yakni sebagai berikut:

  • Memilih Bibit atau Benh Sawi
  • Proses Pembibitan Tanaman Sawi
  • Mempersiapkan Lahan Pindah Tanam (Bedengan)
  • Penanaman Bibit Sawi di Lahan Bedengan
  • Pemeliharaan Tanaman Sawi
  • Panen Tanaman Sawi

4. Usaha Budidaya Tanaman Kangkung

Kangkung atau Ipomoea Aquatica Forsk merupakan tanaman yang sangat terkenal di Indonesia, jenis yang banyak di konsumsi adalah kangkung darat dan air dengan gizi yang hampir sama. Usaha rumahan bidang pertanian ini terbilang cukup cepat panen, anda hanya butuh 4 – 6 minggu dari tanam bibit hingga waktu panen.

Jika ingin menjadikan kangkung sebagai usaha rumahan bidang pertanian anda bisa memakai baskom sebagai media tanam, dengan jenis Hidroponik. Proses penanamanya tidak sulit, anda hanya perlu mempersiapkan bibit kangkung hidroponik, pupuk, ZPT (Zat Pengatur Tumbuh), plastik bentuk saringan dan baskom yang seukuran plastik, maka anda bisa memulai usaha budidaya tanaman kangkung di rumah.

5. Usaha Budidaya Sayuran Bayam

Tanaman bayam merupakan jenis sayuran hijau yang kaya akan zat besi dan sangat baik di konsumsi oleh ibu hamil. Bayam bisa dijadikan usaha rumahan bidang pertanian, sebab media tanamnya bisa menggunakan polybag sehingga tidak membutuhkan lahan yang luas. Anda bisa membuat rak memanjang yang bertingkat, maka hasilnya akan lebih banyak.

Bahan yang diperlukan untuk proses penanaman bayam juga cukup mudah seperti tanah, polybag, pupuk kompos, pestisida alami dan bibit bayam berupa biji atau stek batang. Jika ingin lebih menekan kost bisa menggunakan biji, namun bila tidak ingin repot bisa menggunakan stek.

6. Budidaya Tanaman Terong

Terong merupakan tanaman yang memiliki banyak kandungan gizi seperti kalsium, mineral Bioflavonoid dan vitamin K. Selain itu tanaman ini cocok dijadikan usaha rumahan bidang pertanian, sebab harga jualnya tidak terlalu rendah dan anda bisa menggunakan polybag untuk menanamnya.

Walaupun begitu untuk mendapat terong yang berkualitas anda harus memenuhi beberapa syarat seperti suhu 22 – 30 derajat celcius, media tanam berupa (pasir, sekam, tanah dan pupuk kandang), cukup sinar matahari dan Ph tanah 6,3 – 7,3. Proses panen bisa dilakukan setelah 3 – 4 bulan dan pohon bisa di panen sampai usia 5 – 6 bulan, dengan rentan waktu panen 3 – 7 hari sekali.

7. Budidaya Bawang Merah

Usaha rumahan bidang pertanian yang bisa dilakukan dengan media polybah adalah bawang merah. Proses penanaman juga terbilang mudah, anda cukup mempersiapkan tanah, polybag, bawang merah dan pupuk bila dibutuhkan.

Sebagai seorang pemula yang ingin usaha rumahan bidang pertanian bawang merah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya waktu penyiraman tanaman dilakukan pagi atau sore hari, letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pastikan tidak terkena air hujan. Hal ini dikarenakan tanaman bawang akan mati jika terkena air secara berlebihan.

8. Usaha Budidaya Tanaman Jahe

Setiap orang setuju, bahwa jahe memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh manusia. Oleh karena itu tidak heran bila jahe di banderol dengan harga cukup tinggi, sehingga bisa dijadikan usaha rumahan buat kamu yang menyukai bidang pertanian. Jahe sendiri di bagi menjadi 3 macam dengan harga yang berbeda seperti jahe emprit seharga Rp 4.000 – Rp 7.000/kg, jahe gajah seharga Rp 12.000 – Rp 15.000/kg dan jahe merah Rp 18.000 – Rp 20.000/kg berdasarkan harga tengkulak.

Selain bisa dijadikan sebagai usaha sampingan di rumah, anda juga mengkonsumsinya. Pasalnya banyak manfaat dengan mengkonsumsi jahe seperti melancarkan peredaran darah, mengobati migran, mengobati hipertensi, mengobati sakit gigi, obat masuk angin, menurunkan berat badan, mengobati demam dan batuk.

9. Usaha Budidaya Kunyit

Kunyit merupakan jenis tanaman akar yang memiliki banyak manfaat. Tanaman ini biasa digunakan untuk pewarna makanan alami, obat, jamu dan bumbu masakan. Kunyit bisa anda jadikan usaha rumahan, sebab harganya cukup tinggi sebesar Rp 13.000 – Rp 15.000 untuk kunyit kering rajang dan Rp 45.000 – Rp 50.000 untuk kunyit halus siap pakai.

Usaha rumahan budidaya kunyit merupakan bisnis bidang pertanian yang menguntungkan untuk dijalankan. Terutama anda yang kesehariannya lebih banyak berada di rumah. Anda bisa memanfaatkan pekarangan rumah atau lahan kosong yang ada didekat rumah sebagai tempat menanam kunyit.

Itulah beberapa contoh usaha rumahan di bidang pertanian yang bisa anda jadikan refrensi, kini lahan sempit tidak menjadi masalah. Anda hanya perlu berfikir terbuka dan berusaha keras, sehingga mendapat keuntungan yang besar.


Bagikan Artikel ini :
tags: , ,

JANGAN LEWATKAN: