Bob Sadino Pengusaha Sukses Indonesia Dengan Gaya Nyentrik


Bob Sadino atau yang lebih akrab dipanggil OM Bob oleh para Juniornya adalah seorang pengusaha sukses Indonesia yang terkenal nyentrik dalam berpakaian. Dia sering memakai celana pendek dan kemeja lengan pendek di setiap kegiatan baik didalam maupun di luar rumah yang menjadi ciri khas beliau. Bob Sadino menekuni bisnis dibidang peternakan dan pangan beliau adalah pemilik jaringan usaha Kemchick dan kemfood. Sebagai salah satu pengusaha sukses yang terkenal beliau tidak pelit untuk membagikan pengalamannya, Om Bob sering menjadi pembicara di beberapa Seminar tentang bisnis untuk membangkitkan Jiwa Interpreneur kaum muda.

Bob Sadino Pengusaha Sukses Indonesia Dengan Gaya Nyentrik

Pengusaha nyentrik yang sangat sukses ini memang dikenal banyak orang terutama dikalangan pebisnis, baik sebagai pengusaha sukses maupun sebagai Motivator bagi kaum muda. Kini Bob Sadino telah meninggal Dunia, ia tutup usia pada hari senin tgl 19 januari 2015 di RS Pondok Indah disebabkan komplikasi penyakit yang di deritanya.

Profil Bob Sadino Pengusaha Sukses Nan Nyentrik

Bob Sadino memiliki nama lengkap Bambang Mustari Sadino, lahir pada tgl 09 maret 1933 di Lampung. Ia berasal dari keluarga yang berkecukupan, Ayahnya seorang Guru dan pernah menjadi kepala sekolah SMP dan SMA di Tanjungkarang. Bob Sadino merupakan anak bungsu dari 5 bersaudara, ketika usianya 19 tahun ayahnya meninggal dunia. Seluruh harta kekayaan yang diwariskan Ayahnya diberikan kepada Bob karena saudara kandungnya sudah dianggap mapan dalam hidup.

Setelah menerima harta warisan peninggalan ayahnya Bob Sadino pergi keliling Dunia dan menghabiskan sebagian hartanya.Dalam perjalanannya keliling dunia, ia mengunjungi Belanda dan menetap disana sekitar 9 tahun. Di Belanda inilah Bob bertemu pasangan hidupnya Soelami Soejoed. Ia pernah bekerja di Hamburg Jerman dan Di Djakarta Lylod Amsterdam Belanda.Dalam sebuah wawancara yang diadakan oleh majalah D&R tahun 1997, Bob mengaku pernah menjadi anak manja dan hanya ingin menikmati hidup. “Enggak ada kerja yang terpaksa, apalagi dipaksa. Tapi, kalau memang itu sudah wajar, tumbuh, biar saja dia tumbuh,” tuturnya.

Profil dan Biodata Bob Sadino
Nama Asli : Bambang Mustari Sadino
Nama panggilan : Bob Sadino
Lahir : Tanjungkarang, Lampung, 9 Maret 1933
Wafat : Jakarta, 19 Januari 2015
Agama : Islam

Pendidikan :
-SD, Yogyakarta (1947)
-SMP, Jakarta (1950)
-SMA, Jakarta (1953)

Karir :
-Karyawan Unilever (1954-1955)
-Karyawan Djakarta Lloyd, Amsterdam dan Hamburg (1950-1967)
-Pemilik Tunggal Kem Chicks (supermarket) (1969-sekarang)
-Dirut PT Boga Catur Rata
-PT Kem Foods (pabrik sosis dan ham)
-PT Kem Farms (kebun sayur)

Perjalanan Bisnis Bob Sadino

Pada tahun 1967 Bod Sadino dan keluarganya kembali ke Indonesia dari eropa dengan membawa dua buah mobil Mercedes miliknya buatan tahun 1960-an. Mobil tersebut dijadikan sebagai Modal, 1 mobil ia jual dan uangnya dibelikan sebidang tanah didaerah kemang Jakarta Selatan. Ketika itu kawasan kemang masih sepi dengan hamparan sawah dan kebun. Sedangkan mobilnya yang satu lagi dijadikan Taksi dengan Bob sendiri sebagai sopirnya.

Baca juga : Tips sukses di usia muda

Pada suatu kali mobilnya disewakan, tapi bukannya dapat uang justru sumber penghasilannya yang hilang karena mobilnya yang disewakan mengalami kecelakaan hingga hancur. ”Hati saya ikut hancur,” kata Bob. setelah sumber penghasilannya hilang, Bob Sadino kemudian bekerja sebagai kuli bangunan, Padahal jika dia mau, Soelami Soejoed, istrinya yang berpengalaman sebagai sekretaris di luar negeri, bisa menyelamatkan keadaan. tapi, Bob bersikeras, ”Sayalah kepala keluarga. Saya yang harus mencari nafkah.

Bob sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup hingga suatu ketika seorang temannya memberikan saran agar bob memelihara ayam guna melawan depresi yang sedang dia alami. Diapun tertarik untuk beternak ayam, disaat ini Bob memperoleh Inspirasi untuk berwirausaha. Dari Hasil beternak ayam ia dan istrinya setiap hari menjual telur dari satu pintu rumah ke pintu rumah lainnya. Tak Jarang dia dan istrinya mendapat makian dari pelanggan, namun mereka tidak marah melainkan mencoba memperbaiki pelayanan. Bob Sadino sangat fasih berbahasa inggris sehingga dalam waktu setengah tahun ia sudah memiliki banyak pelanggan terutama orang asing yang berada disekitar tempat tinggalnya disekitar kemang.

Perubahan kemudian terjadi pada diri bob sadino dari seorang Feodal menjadi seorang pelayan. Usahanya terus berkembang hingga lama kelamaan Bob menjadi pemilik tunggal sebuah pasar Swalayan (super market) yang bernama Kem Chicks. Setelah bisnis supermarket berkembang pesat ia kemudian merambah bisnis Agribisnis terutama bidang holtikultura dan mengelola kebun sayur mayur guna memenuhi kebutuhan konsumsi orang asing yang ada di Indonesia. Karena itu untuk mencukupi kebutuhan permintaan ia bekerja sama dengan para petani yang ada di beberapa daerah di Indonesia.

Dalam menjalankan usaha Bob Sadino dan Istrinya mengalami banyak cobaan, namun beliau selalu percaya untuk menuju kesuksesan pasti akan diawali dengan kegagalan, karena perjalan menjadi wirausaha tidaklah semulus yang dipikirkan. Menurut beliau yang terpenting ialah kemauan, komitmen, berani mencari dan pandai menangkap peluang. Om Bob mengatakan uang bukanlah yang menjadi nomor satu.

Masih menurut Bob Sadino yang terpenting juga adalah Tindakan, kelemahan sebagian besar orang terlalu banyak berpikir membuat rencana sehingga tidak segera melakukan tindakan. Padahal rencana tidak mesti harus selalu kaku dan baku, pikiran seseorang untuk berkembang ketika melakukan sesuatu, apa yang sudah dilakukan merupakan proses pengembangan diri.

Kesuksesan Bob Sendiri tidak terlepas dari ketidak tahuan hingga dirinya terjun langsung dan merasakan jatuh bangun ketika menjalankan usahanya, sehingga ia dapat menguasai bidangnya dan terampil. Dalam proses menuju keberhasilan beliau memang berbeda dari kebanyakan orang, Bob memulainya dengan sikap lebut dalam menghadapi pelanggan dan mau mendengarkan keluhan mereka. Sikapnya itu mampu menarik simpati pelanggan serta mampu menciptakan pasar. Ia selalu melayani pelanggan sebaik-baiknya karena menurutnya kepuasan para pelanggan dapat menimbulkan kepuasan pada diri sendiri. Ia menempatkan perusahaan seperti sebuah keluarga, semua anggota keluarga kem Chicks harus saling menghargai satu sama lain, semua memiliki fungsi dan kekuatan sehingga tidak ada yang utama.

9 Prinsip Gila Bob Sadino yang Menjadikannya Kaya

1. Perjalanan Menuju Sukses Tidak Perlu Memiliki Tujuan
Prinsip Bob Sadino dalam bisnis memang berbeda dengan kebanyak orang. Ia mengatakan ketika diwawancarai oleh seorang wartawan perjalan hidup dan bisnisnya tidak dijalani dengan tujuan yang pasti. Ia tidak memasang target dan tujuan bukan takut tidak tercapai, justru target dan tujuan menurutnya bisa menghalangi langkahnya untuk mencapai lebih dari itu.

“Dengan adanya tujuan, maka seseorang hanya tertuju pada satu titik yang namanya tujuan. Dia tidak akan berusaha untuk mendapatkan hasil yang melebihi titik tersebut. Padahal potensi setiap orang sangat mungkin melewati titik tersebut. Jadi sayang dong kemampuan saya, bila harus dipaku oleh tujuan.” kata Bob Sadino.

2. Mengalir Saja
Dalam menjalani hidup dan bisnisnya Bob Sadino memakai prinsip mengalir saja. Mulai dari 9 tahun menetap di Belanda kemudian bekerja di perusahaan pelayaran hingga akhirnya berubah haluan menjadi pengusaha peternakan ayam ketika pulang ke Indonesia. Apa semua direncanakan? di menjawab, “tidak”.

“Rencana itu cuma berlaku buat mereka yang belajar manajemen. Dari A, B, C, D, sampai Z. Padahal dalam bisnis tidak ada yang seperti itu, bisnis tidak mungkin lurus dan runut saja. Tapi sayangnya di sekolah kita sudah terlalu sering diajarkan bikin rencana. Padahal rencana itu racun, bencana!” Bob Sadino, berkata: Mereka Bilang Saya Gila

Bisnisnya dijalankannya tanpa banyak rencana, ketika melihat peluang menguntungkan didepan mata dia mengambilnya. Memang terdengar oportunis, tapi terbukti cara ini membuat kemchicks dan kemfood menjadi pemimpin dibidangnya.

3. Tidak Mau Berleha-leha
Bob Sadino berasal dari keluarga yang cukup berada. ketika kedua orang tuanya meninggal seluruh warisan jatuh ketangannya karena sebagai anak bungsu karena semua kakaknya dianggap sudah mapan. dia kemudian berkeliling dunia menggunakan setengah ahrta warisan orang tuanya hingga terdampar 9 tahun di Belanda. ketika pulang ke Indonesia ia membuka usaha mobil sewaan dengan menggunakan Mercedes kesayangannya. Namun mobil tersebut mengalami kecelakaan dan hancur sehingga membuat dia kehilangan mata pencarian. ia sempat menjadi tukang batu dengan gaji Rp 100,. kemudian dia bertemu teman lamanya yang menyarankan untuk membuka usaha telur ayam negeri. ia meraih kesuksesan berkat kegigihannya dalam berbisnis, dia tidak mau duduk manis walaupun sebenarnya harta warisan ayahnya masih lebih dari cukup.

4. Kalau Mau Berhasil Jangan Cari Untung Carilah Kerugian dan Kegagalan
Prinsip Bob Sadino yang satu ini memang terdengar sedikit gila bagaimana tidak disaat semua pebisnis mencari untuk tapi Bob justru menyuruh mencari kegagalan dan kerugian kalau mau berhasil. tapi Bob selalu memiliki jawaban atas sarannya itu sebagaimana terdapat dalam bukunya “Belajar Goblok dari Bob Sadino”.

“Orang sudah terlalu terbiasa berpikir secara linier. Kalau mau usaha, pasti mencari untung; mencari berhasil. Padahal dalam usaha itu ya pasti ada rugi dan gagal toh? Bagi kamu yang mau berhasil, justru cari kegagalan sebanyak-banyaknya. Sebab keberhasilan itu hanyalah sebuah titik di puncak gunung kegagalan.” bob sadino.

5. Kalau Mau Usaha Itu Ya Lakukan Saja tak perlu banyak mikir.
Kalau mau usaha lakukan saja tidak perlu dipikirkan hitung-hitungannya kat Bob sadino, Baginya usaha itu tentang melakukan apa yang harus dilakukan, secepat yang ia bisa dengan sumber daya yang dimilikinya. Menurutnya banyak lulusan sarjana dan orang pintar batal membuka usaha disebabkan terlalu banyak perhitungan.

“Kelemahan banyak orang adalah terlalu banyak berpikir membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah. Padahal yang penting adalah tindakan!”

“Kalau kita mencari untung duluan, usaha belum tentu dilakukan karena takut rugi. Tapi kalau mencari rugi, usaha pasti dilakukan karena ga takut untung.”

6. Bergelut di lapangan membuatmu jadi perasa
Ketika ditanya tentang kuliah Bob Sadino mengatakan “Teori adalah sebuah informasi basi.” menurutnya kuliah adalah sebuah kesia-siaan karena hanya memasukan sampah ke dalam otak. bahkan pendapat yang tak kalah pedas tentang mahasiswa ber IPK tinggi.

“Kalau mahasiswa IPK nya sudah 3 koma itu alamat jadi karyawan saja lah. Kalau mau jadi pengusaha, IPK jeblok saja. Karena dengan begitu mau tak mau kamu akan ditolak perusahaan dan terpaksa membuka usaha sendiri.”

Semua memang dipelajari Bob secara langsung di lapangan, pendidikan baginya hanya membuat seseorang pandai bicara tapi tidak dapat melaksanakan apa yang telah direncanakannya.

7. cerdik melirik peluang usaha
Bob Sadino cerdik melihat peluang usaha, walaupun pada awal memulai usaha ternak ayam petelur di cibir dan dianggap gila, namun ia sukses menjalankan usaha tersebut. terbukti Kemchick dan Kemfood yang kini telah memiliki nama besar.

8. Jadi Diri Sendiri
Bob Sadino menekankan kepada para calon pengusaha untuk jadi diri sendiri jangan menjadi fotokopi orang lain. dia memang memiliki ciri khas tersendiri dengan gaya pakaian yang selalu mengenakan celana pendek dan kemeja lengan pendek. bahkan karena mengenakan celana pendek ia sempat di usir dari gedung DPR. Bob sangat menjunjung tinggi nilai menjadi diri sendiri, ia tidak mau menjadi fotokopi orang lain dalam menjalani hari. prinsip ini ditekankannya bagi yang ingin meraih kesuksesan seperti dirinya.

“Saya tidak pernah mau membagikan kunci sukses saya. Karena sekali lagi, semua itu ya mengalir saja. Lagipula kalau orang meniru saya, apa bedanya mereka dengan mesin fotokopi? Hina sekali jadi fotokopinya Bob Sadino. Kalau ada orang yang bertanya pada saya, saya bilang, “Ya jalankan saja. Alami saja pengalaman yang Anda alami.”

9. Tetap Sederhana
Prinsip sederhana dan tampil adanya dalam hidup dijalani Bob Sadino sampai akhir hayatnya. ia selalu tampil sederhana dengan celana pendek sebagai ciri khasnya. bahkan rumahnya merupakan bekas kebunya yang tidak diterpakai kemudian dimanfaatkan sebagai rumah. bahkan diakhir masa hidupnya ia sudah malas menenteng gelar pengusaha, ia lebih senang menyebut dirinya pengangguran.

Kini Bob Sadino telah tiada, namun namanya tetap harum dan dikenang banyak orang sebagai pengusaha sukses Indonesia yang sederhana dan nyentrik. Ia telah mengajarkan kepada banyak orang bagaimana menjadi pengusaha sukses dengan tetap sederhana. Selamat jalan Oom Bob Sadino.

Bagikan Artikel ini :
tags: , , ,

JANGAN LEWATKAN: