Tips Mengatasi Omset Bisnis Yang Menurun


Dalam bisnis tak selamanya berjalan mulus akan selalu ada pasang surut kadang omset naik drastis tapi tak jarang pula mengalami penurunan drastis, terutama ketika terjadi goncangan ekonomi seperti yang terjadi ditanah air saat ini. Namun itu adalah resiko yang harus dihadapi setiap pebisnis, jika anda takut rugi maka jangan pernah terjun ke dunia bisnis. Apakah anda juga memiliki usaha? jika ya, maka tips mengatasi omset bisnis yang menurun di tengah utang mungkin akan berguna untuk anda.

Tips Mengatasi Omset Bisnis Yang Menurun

Permasalahan Dalam Bisnis

Hidup memang seperti roda yang berputar kadang diatas dan kadang dibawah, tapi ketika berada dibawah, Apakah anda tidak ingin naik kembali keatas? Atau anda lebih senang berada di Zona Nyaman, diantara atas dan bawah yaitu di tengah-tengah? Sama halnya dalam menjalankan bisnis/usaha terkadang ada saja tantangan, hambatan dan masalah yang datang. Salah satunya adalah penjualan mulai sepi, omset menurun dan masalah lainnya.

Jika mengalami omset yang menurun di tengah utang yang melilit, beberapa tips ini mudah-mudahan dapat membantu agar usaha yang anda jalankan bisa kembali bangkit. Berikut ini tahapan-tahapan yang bisa anda coba :

Artikel lain : Mencicipi Omset Bisnis Wafel Yang Stabil

1. Cari Tahu Penyebabnya

Cara yang paling mudah, tanyakan kepada salah satu mantan pelanggan setia anda mengapa mereka tidak pernah berbelanja lagi. Intinya tidak mungkin toko anda sepi tanpa ada penyebabnya.

2. Cari Solusinya

Jika anda sudah tahu penyebab mengapa pembeli tidak mau datang, selanjutnya anda harus membuat strategi untuk menarik mereka kembali. Jika ternyata harga jual anda lebih mahal dari toko lain, maka anda harus membuat keputusan untuk menurunkan harga agar dapat bersaing. Namun kalau ternyata pelayanan anda buruk, maka mulai saat ini anda harus meningkatkan kualitas pelayanan agar membuat pelanggan puas dan mau kembali lagi. Bila pelanggan tidak mau datang ke toko karena terlihat kotor dan terkesan kuno, maka anda harus segera mendesain ulang tatanan toko agar terlihat lebih menarik.

3. Mencari Pemodal atau Meminjam Dana dari Bank

Apabila saat ini anda sedang terlilit utang maka anda harus mencoba mencari pemodal/investor yang berminat untuk menyuntikan dana segar. Atau jika anda tidak suka bekerja sama dengan pemodal lain, maka anda bisa mencoba pinjam dari Bank dengan jaminan toko anda. Ingat anda harus bijaksana dalam mengelola dana tersebut. Pastikan anda mampu membayar cicilannya. Utang dengan Bank menjadi pilihan terbaik selama anda punya perencanaan yang matang.

Artikel Lain : Cara Mengelola Keuangan Bisnis

4. Kerja Sama dengan Kontraktor

Jika usaha anda adalah toko yang menjual alat-alat bangunan, Cara lain yang dapat dicoba agar toko anda dapat berjalan dengan lancar adalah dengan bekerja sama dengan pihak kontraktor bangunan yang biasa melakukan pekerjaan renovasi atau membangun rumah/gedung baru. Berikan harga yang menarik dan cara pembayaran yang agak fleksibel sesuai dengan kemampuan keuangan anda.

5. Komunikasi dan Promosi

Setelah anda mengetahui penyebab toko sepi dan sudah bisa mencari solusinya, selanjutnya anda harus melakukan komunikasi. Tidak ada salahnya untuk memasang spanduk di depan toko dan dibeberapa titik strategis yang dapat memancing orang untuk datang. Misalnya dengan tulisan: “Tampil Baru dengan Harga Murah” “Harga Spesial hari ini & Dapatkan Hadiah Menarik’ atau ‘ Ajak teman anda Berbelanja & Dapatkan Voucher Makan Gratis”. Dalam semua materi Promosi anda harus meyakinkan orang bahwa saat ini toko anda sudah ‘tampil baru’ dengan pelayanan lebih baik dan harga bersaing. Jangan lupa untuk selalu menyertakan alamat dan nomor telepon toko dalam setiap bentuk materi promosi yang anda buat. Pastikan juga nomor telepon toko anda mudah dihubungi.

6. Memaksimalkan Kinerja Anda

Ketika Omset mengalami penurunan maka anda tentu harus berpikir lebih keras mencari solusi agar bisa bangkit kembali. Satu hal yang tentunya perlu anda lakukan adalah memaksimalkan kinerja. Anda harus lebih sering terjun ke lapangan langsung dan berkomunikasi dengan pelanggan untuk mencari tahu penyebab permasalah utamanya serta mencari solusinya.

Itulah beberapa tips mengatasi omset yang menurun di tengah utang agar usaha anda kembali lancar dan omset kembali naik. terima kasih sudah membaca artikel singkat ini, selamat mencoba dan semoga berhasil. Salam Sukses.

Bagikan Artikel ini :
tags: , ,

JANGAN LEWATKAN: