Usaha Budidaya Ikan Lele Burma Mampu Raup Omset Ratusan Juta


Ikan lele termasuk salah satu jenis ikan yang disukai masyarakat Indonesia. Permintaan ikan lele yang sangat besar membuat usaha budidaya ikan lele sangat menjanjikan. ditambah lagi permintaan lele tidak hanya dari masyarakat untuk dikonsumsi sendiri tetapi juga dari pelaku bisnis kuliner yang banyak menyajikan menu lele sekarang ini.

usaha budidaya ikan lele burma

Usaha budidaya ikan lele banyak diminati pebisnis Indonesia, selain menjanjikan keuntungan yang besar, pemeliharaan dan pemasaran ikan lele juga mudah. Tidak sedikit pebisnis yang sukses dengan penghasilan puluhan juta hingga ratusan juta dari usaha budidaya lele.

Salah satu pengusaha lele yang sukses dengan omset mencapai ratusan juta yaitu Abdul Chafid. Ia sukses membudidayakan indukan dan benih ikan lele Burma, Jenis lele terbaru yang memiliki keunggulan dari jenis lele lain dari segi ketahanan. Lelaki asal pasuruan Jawa Timur ini sukses mengembangkan lele burma bersam timnya.

Abdul Chafid Pembudidaya Benih dan Indukan Lele Burma

 

Sebelum menjalankan usaha budidaya ikan Lele Burma, Abdul Chafid sebelumnya menjalankan usaha Lele Masamo salah satu jenis lele yang sempat menjadi tren beberapa waktu lalu. Dalam memulai usaha pembudidayaan ikan lele burma Chafid mengeluarkan modal sekitar 500 juta untuk pembuatan kolam dan trial. Ia juga menjalin kerjasama dengan beberapa petani plasma dengan lahan menggunakan lahan sebagian miliknya sendiri dan sebgian milik plasma.

Lele Burma merupakan hasil perkawinan silang antara Clarias gariepinus dari Belanda dengan Clarias Gariepinus dari Thailand. Keunggulan lele jenis terbaru ini lebih tahan banting sekalipun dalam kondisi ekstrim, Selain itu FCR nya dibawah satu sementara lele lain perbandingan antara bobot ikan dengan pakan diatas 1. Dari perbandingan ini saja petani lele sudah untung.

Baca juga : Usaha Budidaya Jangkrik

Indukan Lele Burma dijual Chafid seharga Rp 1.175.000/paket. Isi per paket 16 ekor indukan lele yang beratnya kurang lebih 4 ons dan indukan yang beratnya 0,8-1 kg isi per paket 10 ekor. Menurut Chafid, benih lele yang dihasilkan indukan yang beratnya 1 kg sekitar 80-120 ribu sedangkan indukan dengan berat 4-5 ons bisa menghasilkan benih sekitar 30-45 ribu ekor. Sementara untuk benih ukuran 4 cm dijual dengan harga Rp 120-250/ekor.

Saat ini permintaan Indukan dan benih lele burma sangat tinggi. per bulan permintaan benih ukuran 2, 3, 4 dan 5 cm mencapai 2-4 juta ekor. Chafid mengaku kewalahan memenuhi permintaan meskipun di bantu petani plasma ia baru bisa memenuhi 1 juta ekor benih/bulan.

Pada awal usaha sistem pemasaran yang dilakukan Chafid menggunakan media online seperti blog dan FB kemudian menyebar dari mulut ke mulut hingga akhirnya kini lele burma di kenal luas hampir di seluruh Indonesia. Bahkan pernah konsumen dari Laos tertarik dengan Lele burma chafid. Selain itu tidak ada batas pembelian minimum meski hanya 1 box benih dan 1 box indukan tetap akan dilayani.

Chafid juga membuka kesempatan bagi anda yang ingin membuka usaha budidaya ikan lele burma dengan menjadi agen Burma Catfish. Bagi agen atau calon member pengambilan benih atau indukan minimal 50 ribu ekor atau 8 box. Agen akan mendapatkan kartu member dengan tulisan Burma Catfish dan berlogo khusus, nomor keanggotaan dan nama agen. Serta agen diberikan juga sertifikat indukan dan akan mendapatkan kaus khusus Burma Catfish.

Usaha budidaya lele burma Chafid setiap bulannya menghasilkan omset mencapai Rp 208.750.000. dengan keuntungan bersih Rp 52.187.500 atau sekitar 25%. Namun dalam menjalankan bisnis ikan lele ada resiko yang harus dihadapi yakni cuaca hujan terus menerus. Lele burma dapat berkembang dengan baik pada suhu 25 hingga 28 derajat dan PH sekitar 7. diatas atau dibawah suhu tersebut lele lambat berkembang. resiko paling fatal adalah lele mati.

Teknik Budidaya Ikan Lele Burma

 

Bagi anda yang tertarik membuka usaha budidaya ikan lele burma, ada beberapa tips teknik pembudidayaan ikan lele burma ala Chafid yang bisa anda coba. berikut teknik Budidaya Lele Burma :

1. Pembenihan Lele
Dalam proses pembenihan lele burma sebaik lokasi berada diatas ketinggian antara 1-800 meter dpl. Sebenarnya persyaratan spesifik mengenai lokasi baik tanah maupun air menurut chafid tidak ada. Kolam Chfaid sendiri menggunakan mata air setempat. Kelebihan lele burma ini mampu bertahan di air dengan kadar amoniak tinggi dan aksigen tinggi. Selain itu lele jenis ini juga bisa hidup di kolam yang memiliki kepadatan cukup tinggi sehingga bisa dibudidayakan pada lahan terbatas.

2. Kolam Ikan Lele
Budidaya ikan lele burma dapat dilakukan pada kolam terpal, kolam tanah maupun kolam beton. Chafid sendiri menggunakan kolam beton untuk membudidayakan lele burma baik untuk pemijahan, pemeliharaan induk maupun pemeliharaan benih (pendederan). Ukuran kolam chafid sendiri untuk pemijahan 2m x 3m sedangkan untuk pendederan ukurannya 2m x 5m. Yang perlu diperhatikan sebelum pemijahan kolam disterilkan terlebih dahulu untuk membunuh bakteri. Caranya kolam di keringkan selama kurang lebih 2 hari. Kemudian untuk merangsang indukan ikan agar bertelur dimasukan ijuk atau waring kedalam kolam.

3. Pemilihan Indukan Lele Burma
Sementara itu agar produksinya normal pemilihan indukan yang tepat sangat penting. Indukan yang bagus sebaiknya sudah berumur 1 tahun. Ikan lele yang berumur 8 bulan memang sudah bisa dipijahkan, tapi menurut chafid anakan nantinya kurang berkembang maksimal. Dalam memilih indukan untuk jantan pilihlah yang berwarna keunguan, agresif, kelamin besar memanjang melebihi sirip anal dan tidak cacat. Sedangkan untuk indukan betina pilih lele burma yang memiliki ciri-ciri kelaminya merah, perut agak maju, perut besar, sungut merah dan mendongak.

Kemudian proses pemijahan sebaiknya dilakukan secara alami dengan menaruh ijuk dalam kolam sebagai tempat bertelur indukan betina. Perbandingan indukan lele jantan dan betina yaitu 1:3 ekor. Indukan lele burma masa produksinya cukup lama sekitar 3 sampai 4 tahun dan dengan pemberian nutrisi yang cukup produksi indukan lele burma bisa normal. Siklus pemijahan indukan untuk betina 3 bulan sekali baru bisa dipijahkan sedangkan indukan jantan bila nutrisinya cukup dan bagus bisa satu bulan sekali.

4. Pakan Ikan Lele Burma
Pakan indukan lele burma yang bagus mengandung protein tinggi diatas 40% seperti berbagai jenis ikan kecil segar yang memiliki protein sekitar 40%. Kemudian anak lele yang baru menetas pakan yang diberikan bisa berupa cacing sutera sampai anak ikan berumur 12 hari, setelah itu baru diberi pakan pabrikan yang mengandung protein sekitar 40%. Pemberian pakan anak ikan lele yang masih kecil 3 kali sehari sedangkan lele konsumsi dan induk diberi pakan sehari sekali bisa pagi, siang atau sore hari.

5. Penyakit Ikan Lele
Lele burma bisa juga terserang penyakit. penyebabnya jamur dan bakteri aeromonas sp. Cara menanggulanginya taburkan garam ke area kolam, memberi pakan secara teratur dan manajemen lingkungan yang baik. kemudian memisahkan lele yang terinfeksi dan bila semakin parah lele yang terinfeksi sebaiknya dimusnahkan.

6. Panen
Lamanya proses budidaya lele burma mulai dari proses pembenihan sampai siap jual sekitar 45 hari hingga 2 bulan dengan kepadatan 300 ekor/meter. Kriteria benih yang akan dijual dipilih yang tidak cacat, gesit, sehat, warna tubuh mengkilap dan lincah. Proses panen agar lele tidak stress, panen dilakukan saat suhu rendah seperti pagi dan sore hari.

7. Packing
Sebelum dijual lele dikemas terlebih dahulu dengan menggunakan box styrofoom, plastik transparan dan drum plastik. Daya tampung drum plastik sekitar10 ribu ekor benih burma. Pada box styrofoom untuk menjaga suhu air dikisaran 20 derajat kiri kanannya diberi es batu. Sebelum dikirim lele burma dipuasakan terlebih dahulu selama dua hari.

Bagaimana, anda tertarik juga membuka usaha budidaya lele burma yang menjanjikan ini di rumah. Bila anda tertarik pelajari dan pahami cara pembudidayaan ikan lele dengan benar agar usaha anda bisa sukses.


Bagikan Artikel ini :
tags: , ,

JANGAN LEWATKAN: