Usaha Produksi Kue Rumahan Sangat Menjanjikan


Apakah anda memiliki resep kue dan hobi membuat kue di rumah? Jika ya, maka sayang kalau tidak dimanfaatkan dan dikembangkan menjadi suatu bisnis rumahan. Usaha produksi kue bisa memberikan keuntungan yang besar, dibandingkan agen kue keuntungan produsen kue lebih besar apabila dilakukan dengan pehitungan usaha yang tepat. Kue merupakan makanan yang digemari masyarakat Indonesia dan tidak akan pernah surut. Sebagian orang bahkan selalu menyediakan dan mengkonsumsi kue di rumah. Pada moment istimewa, kue pun masih menjadi makanan yang penting dan tidak dapat ditinggalkan.

usaha produksi kue rumahan

Melihat fenomena tersebut sangat jelas kalau usaha produksi kue masih menjanjikan keuntungan yang besar. Anda yang sedang bingung mencari ide bisnis yang tepat untuk dijalankan bisa mencoba usaha kue rumahan sebagai bisnis di rumah dengan modal kecil. Usaha ini dapat dijadikan sebagai bisnis sampingan di rumah untuk menambah penghasilan keluarga, tapi bisnis kue juga bisa menjadi penghasilan utama jika ditekuni dengan serius karena keuntungan yang didapatkan bisa sangat besar kalau anda mampu mengembangkannya. Beberapa orang mampu sukses di bisnis kue yang berawal dari usaha rumahan berkat ketekunan dan kesriusan mereka dalam menjalankan usahanya.

Bagaimana memulai Usaha Kue Rumahan

Sebelum memulai usaha produksi kue rumahan ada dua aspek penting yang perlu anda perhatikan.

Pertama Punya Pengetahuan dan Keterampilan

  • Anda harus mempunyai pengetahuan dan keterampilan dalam membuat kue yang enak dan lezat.
  • Anda harus memiliki strategi pemasaran yang tepat agar produksi kue anda bisa cepat habis terjual, misalnya menitipkan kue ke toko atau supermarket, menjual kue secara langsung dan menggunakan sistem pesanan.
  • Memiliki jaringan pemasaran yang luas. Untuk mengembangkan jaringan pemasaran, anda tentu harus memiliki banyak relasi karena itu jalinlah hubungan baik dengan banyak orang terutama para pelaku usaha lainnya.
  • Dapat memilih jenis kue yang tepat untuk dijual, bila perlu produksi kue dengan beragam jenis, tapi modal yang dibutuhkan tentu akan semakin besar.
  • Dapat membaca selera pasar sehingga kue yang diproduksi bisa laris terjual. Anda dapat mencari informasi jenis kue yang banyak disukai oleh masyarakat.
  • Memiliki kemampuan dalam mengenali karakteristik kue, misalnya berapa lama waktu pembuatan kue dan berapa lama jenis kue tersebut dapat bertahan.
  • Untuk meningkatkan kualitas kue anda harus tahu cara yang baik dan benar dalam mengepak kue, jika salah hal ini bisa mengurangi kualitas produk kue anda.

Kedua Modal yang Dibutuhkan

  • Modal uang merupakan modal utama yang dibutuhkan selain untuk membeli peralatan membuat kue juga untuk membeli bahan-bahan membuat kue.
  • peralatan membuat kue, Peralatan sangat dibutuhkan dalam pembuatan kue, tanpa peralatan mustahil anda bisa membuat kue. Bila anda sudah memiliki beberapa peralatan maka tinggal membeli peralatan yang belum ada, ini tentu akan sedikit menghemat modal anda.
  • Modal Kerja maksudnya pekerja,jika produksi kue masih sedikit maka anda masih bisa mengerjakannya sendiri akan tetapi jika produksinya semakin besar maka tentu dibutuhkan tenaga tambahan artinya anda perlu mencari karyawan untuk membantu pekerjaan pembuatan kue.

Hambatan yang Mungkin Terjadi Dalam Bisnis Produksi Kue

Dalam menjalankan usaha atau bisnis halangan dan rintangan merupakan hal umum yang dihadapi setiap pelaku usaha. Oleh sebab itu anda harus siap dengan semua hambatan yang mungkin terjadi. Dalam bisnis kue rumahan ada beberapa hambatan yang harus anda hadapi :

  • Persaingan semakin ketat karena yang menjalankan usaha ini sudah banyak sehingga untuk mengembangkan usaha kue anda harus banyak berinovasi misalnya dengan menciptakan rasa baru dan menghias kue menjadi lebih unik dan menarik.
  • Selain harus pintar membuat Inovasi agar mampu bersaing dengan pelaku usaha lain yang sudah lebih dulu maka anda juga harus pandai memasarkannya.

Strategi Bisnis Produksi Kue Rumahan

Untuk mengembangkan usaha produksi kue anda, ada beberapa strategi bisnis yang bisa anda lakukan yaitu sebagai berikut :

  • ┬áBelajar dari Pesaing, ambil semua hal yang baik dari pesaing anda.
  • Menentukan Lokasi usaha, karena anda memulainya sebagai usaha rumahan maka bisa menggunakan tempat tinggal anda sebagai tempat usaha, namun bila usaha anda terus berkembang carilah tempat yang strategis sehingga mudah dikunjungi oleh konsumen.
  • Memodifikasi pola penjualan produk, misalnya melakukan sistem penjualan mulai dari menjual ke konsumen langsung perorangan hingga menjual kepada agen atau distributor.
  • Menentukan harga yang kompetitif
  • Mempromosikan produk lewat internet, misalnya melalui media sosial seperti Facebook, twitter, instagram, BBM, Forum atau anda bisa juga membuat website untuk memasarkan kue secara online.
  • Berkreasi dengan menciptakan kue bentuk baru dan varian rasa yang baru untuk lebih menarik konsumen.
  • Tentukan Nama usaha anda. Ini penting agar usaha kue anda muda dikenal orang dan ketika konsumen membelu kue anda kemudian mereka merasa kue anda enak maka mereka akan menceritakan kepada teman dan keluarga mereka nama usaha anda.

Analisis Bisnis Kue Rumahan

Modal Awal :
Peralatan
Mixer ==================> Rp 1.500.000,-
Blender ================> Rp 500.000,-
Oven ===================> Rp 500.000,-
Loyang dan cetakan kue => Rp 1.000.000,-
Timbangan Kue ==========> Rp 1.000.000,-
Jumlah =================> Rp 4.500.000,-

Selama 4 tahun peralatan akan mengalami penyusutan dengan nilai residu Rp 1.000,- dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Jika dihitung maka biaya penyusutan per tahun = (Rp 4.500.000, – Rp 1.000,):4 = Rp 1.124.750,- per tahun atau sama dengan Rp 93.729,- per bulan.

Perlengkapan:
Kantong Plastik ========> Rp 100.000,-
Stoples ================> Rp 300.000,-
Lakban =================> Rp 50.000,-
Alat tulis =============> Rp 50.000,-
Jumlah total ==========> Rp 4.500.000,-

Bahan Baku Kue =========> Rp 2.000.000,-

Perhitungan Laba/Rugi per bulan
Pendapatan (50 kue X 30 hari X Rp 3.500,) Rp 5.250.000,-

Biaya-biaya :
Biaya bahan baku ======================> Rp 2.000.000,-
Biaya perlengkapan ====================> Rp 500.000,-
Biaya listrik, air dan telepon ========> Rp 300.000,-
Biaya gaji karyawan ===================> Rp 750.000,-
Biaya penyusutan peralatan ============> Rp 93.729,-
Biaya transportasi dan kirim ==========> Rp 300.000,-
Biaya lain-lain =======================> Rp 100.000,-
Jumlah total biaya ====================> Rp 4.043.729,-
Jadi Laba bersih ======================> Rp 1.206.271,-

Jika anda ingin menjalankan usaha kue ini secara musiman seperti menjelang Lebaran dan Natal maka sebaiknya lakukan promosi jauh-jauh hari.

Contoh Pengusaha Kue yang Sukses dari Usaha Rumahan

Dibawah ini ada dua contoh orang yang sukses menjalankan bisnis produksi kue yang diawali dengan usaha rumahan yang bisa menjadi inspirasi untuka anda.

1. Jodi Janitra
Pemuda berusia 27 tahun Jodi Janitra adalah satu contoh pengusaha muda yang sukses menjalankan bisnis kue kering. Pemuda yang sempat kuliah di Sekolah Tinggi Pariwisata di Bandung memulai bisnis kue pada tahun 2008 setelah berhenti kuliah. Dia memang tidak asing dengan bisnis kuliner karena orang tuanya sudah puluhan tahun menekuni usaha ini. Berawal dari Melihat usaha orang tuanya yang jalan ditempat Jodi bertekad membuka usaha yang lebih serius dengan mencoba peruntungan di bisnis kue kering.

Untuk membuat resep kue Jodi di bantu oleh keluarganya seperti orang tua, sepupu dan tantenya, dan ia bertugas mengurus keuangan. Setelah usahanya mulai berjalan Jodi mulai belajar membuat kue dan mencari resep-resep baru karena ia sadar inovasi sangat penting dalam bisnis kuliner. pada awal merintis usaha Jadi mengajak teman-temannya untuk menjadi Investor, dari modal yang berhasil di kumpulkan, ia kemudian mengakuisisi dua insudtri kue rumahan di Bojong Koneng, Bandung yaitu Ina Cookies dan J&C Cookies yang kemudian di lebur dalam satu bendera PT Bonli Cipta Sejahtera.

Saat ini Jodi pabrik pembuatan kue milik Jodi sudah memiliki 1.000 karyawan dan dalam sehari pabriknya mampu memproduksi 6 ton kue (12.000 toples). Ada lima merek produk kue yang diproduksi 3 merek membidik kelas menengah kebawah yaitu JnC Cookies, Kersen Cookies dan Ina Cookies. Sedangkan dua mereka yaitu Valya Cookies dan La Difa Cookies khusus membidik segmen premium. Dalam sebulan rata-rata kue habis terjual sebanyak 1,5 juta toples. Omset yang didapatkan rata-rata Rp 120 juta, namun omset bisa meningkat mencapai Rp 200 juta pada moment tertentu seperti Lebaran, Imlek dan Natal.

2. Hj. Wafronah
Banyak orang yang menganggap singkong makanan orang desa, namun ditangan Wafronah makanan berbahan singkong bisa menjadi makanan kelas atas. Wanita yang menginjak usia 70 tahun ini sukses menjalankan usaha kue dan roti dari bahan singkong, bahkan berkat usahanya tersebut ia dan kelaurga bisa berangkat haji. seperti apa usahanya? mari kita simak bersama.

Hj. Wafronah mengawali usahanya pada tahun 1990an di kediamannya yang berada di Kawasan Karangkajen. Ia memulai usaha produksi kue rumahan dari bahan singkong secara kecil-kecilan dengan modal Rp 300 ribu. Pada awalnya ia kesulitan memasarkan produk kue nya karena ketika itu orang masih memandang rendah makanan berbahan singkong, apalagi konsep dengan usaha rumahan yang tidak memiliki nama dan merek. namun berkat keteguhannya dan inovasi yang dikembangkan, ia berhasil membuat makanan berbahan singkong disukai kalangan menengah atas.

Pada tahun 1996 Wafronah membuka Bakery sederhana tepat di depat rumahnya yang diberi nama Barokah Cake and bakery. Agar konsumen dapat memilih roti dan kue dengan berbagai menu maka ia juga melengkapi produknya dengan kue berbahan gandum. Kini Hj. Wafronah sudah memiliki 6 cabang besar dan 44 jalur pemasaran di sekitar Yogya. Pengelolaan usahanya kini di pegang oleh suami dan putranya, sedangkan wafronah mengawasi 16 karyawannya yang memproduksi kue di dapur. setiap bulan ia mampu meraih keuntungan bersih tidak kurang dari Rp 10 juta.

Nah, dua kisah diatas mungkin dapat menjadi contoh bagi anda bahwa usaha produksi kue rumahan juga bisa memberikan keuntungan yang besar, kalau ditekuni dengan serius.

Bagikan Artikel ini :
tags: , , ,

JANGAN LEWATKAN: