Cara Beternak Ayam Kampung Petelur yang Tepat dan Analisis Usaha


Cara beternak ayam kampung petelur yang tepat mulai dari persiapan usaha, teknis budidaya hingga trik jitu bisnis ayam kampung petelur. Bagi anda yang kesulitan mencari ide bisnis di rumah dan memiliki lahan untuk peternakan maka beternak ayam kampung bertelur merupakan peluang usaha yang menjanjikan.

cara Cara Beternak Ayam Kampung Petelur yang tepat dan analisi usaha

Selain ayam kampung pedaging, jenis usaha di rumah yang juga menjanjikan untuk dijalankan adalah usaha ternak ayam kampung petelur. Apalagi jika kamu tinggal di desa tentu saja usaha di bidang peternakan akan sangat cocok untuk dijalankan. Meski pangsa pasarnya tidak sebesar ayam ras petelur tetapi harga telur ayam kampung lebih mahal dari ayam layer.

#. Cara Beternak Ayam Kampung Petelur yang Tepat

Beternak ayam kampung memang mudah dilakukan jika dalam jumlah sedikit misalnya 10-15 ekor. Akan tetapi jika dalam jumlah banyak ratusan ekor maka anda perlu mengetahui cara beternak ayam kampung petelur yang tepat dan benar agar usaha tersebut bisa sukses dan meraup untung yang besar.

Dalam menjalankan usaha ternak ayam kampung bertelur langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah menentukan lokasi usaha. Carilah lokasi usaha yang jauh dari pemukiman masyarakat sehingga usaha anda tidak mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Walaupun jauh dari pemukiman tetapi perhatikan pula jalur transportasi menuju lokasi usaha lancar dilalui kendaraan sehingga memudahkan dalam membawa pakan dan hasil panen nantinya.

Berikut penjelasan lengkap langkah-langkah cara beternak ayam kampung petelur yang tepat dan benar, buat kamu yang ingin menjalankan usaha ini :

1. Persiapan usaha

Sebelum memulai usaha beternak ayam kampung petelur yang menjanjikan ini, ada beberapa persiapan usaha yang perlu anda perhatikan.

a. Kandang yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha peternakan ayam kampung bertelur terbagi menjadi dua jenis. Yang pertama, apabila usaha dimulai dengan membeli DOC ayam kampung petelur maka dibutuhkan kandang pemeliharaan ayam kampung pedaging. Yang kedua, apabila dimulai dengan membeli pullet (ayam kampung pertelur dara siap bertelur) maka hanya dibutuhkan kandang produksi berupa kandang baterai.

b. Tempat pakan dan minum sesuai standar yang banyak terdapat di took peralatan ternak unggas (poultry shop) serta tempat pakan dan minum khusus untuk kandang baterai. Untuk tempat minum kandang baterai, dapat menggunakan tempat minum berupa talang air ataupun sistem nipple.

c. Mempersiapkan peralatan brooding (masa pemeliharaan awal) berupa pemanas, chick guard (pembatas area DOC), serta tirai kandang apabila dimulai dengan membeli DOC petelur. Apabila diawali dengan membeli pullet poin (persiapan) ini dapat diabaikan.

d. Mempersiapkan pakan khusus unggas yang cocok bagi ayam kampung petelur, baik pakan buatan pabrik ataupun racikan sendiri.

e. Mempersiapkan vaksin, vitamin, obat-obatan serta probiotik serta herbal yang digunakan dalam pemeliharaan sehari-hari.

f. Memilih DOC ayam bertelur yang tepat. Pastikan jenis DOC yang dipilih merupakan ayam kampung petelur unggulan. Sebagai informasi, ayam kampung petelur yang sudah mengalami peningkatan mutu genetic seperti ayam KUB (Kampung Unggul Balitnak) produktivitasnya mencapai 50%. ayam kampung ini merupakan ayam kampung jenis super yang produksi telurnya bisa mencapai 154 butir per 6 bulan sehingga cocok sebagai ayam petelur yang unggul.

2. Teknis budidaya Ayam Kampung Petelur

Teknis budidaya ayam kampung petelur dapat dimulai sejak DOC ataupun sejak pemeliharaan pullet. Apabila dilakukan sejak DOC maka teknis pemeliharaannya dapat dilihat dibagian sebelumnya yaitu pada teknis budidaya ayam kampung pedaging karena secara umum sama. Perbedaannya hanya pada program vaksinasi, yaitu pada ayam kampung petelur pada umur satu hari sudah diberikan vaksinasi Mareks. Berikut table program lengkap vaksinasi pada ayam kampung petelur (Tabel 3).

Tabel 1. Program Vaksinasi pada Ayam Kampung Petelur :

Tabel 1. Program Vaksinasi pada Ayam Kampung Petelur

Catatan: setiap bulan, wajib dilakukan vaksinasi ND. Untuk vaksinasi Al disesuaikan dengan saran dokter hewan setempat.

3. Pemeliharaan ayam kampung petelur sejak pullet-produksi

Setelah dipelihara dalam kandang koloni, ayam kampung petelur masa pullet siap dipindahkan ke kandang produksi (kandang baterai). Umur ayam sekitar 18 minggu (120 hari). Kemudian, ayam akan mulai belajar bertelur pada usia 20 mingguan (140 hari).

Pemeliharaan harian ayam kampung petelur berlangsung selama 1 tahun hingga 1,5 tahun sejak ayam mulai bertelur pertama kali hingga prduktivitas bertelurnya menurun. Setelah penurunan produktivitas, ayam akan diafkir sebagai ayam potong. Pemeliharaan harian ayam kampung petelur sebagai berikut.

a. Pakan diberikan dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari dengan dosis per ekor sesuai umur ayam dan nutrisi pakan yang sesuai. Sementara minum harus selalu tersedia dan dalam kondisi bersih. Berikut data kebutuhan pakan ayam kampung petelur selama pemeliharaan.

Tabel 2. Kebutuhan Pakan Ayam Kampung Petelur Selama Pemeliharaan.

Tabel 2. Kebutuhan Pakan Ayam Kampung Petelur Selama Pemeliharaan.

b. Lakukan program vaksinasi secara disiplin sesuai jadwal.

c. Lakukan pembersihan kotoran ayam yang menumpuk di kolong kandang secara teratur. Tujuannya agar ayam terbebas dari bau dan ammonia yang dapat menimbulkan penyakit pernapasan bagi ayam dan menurunkan produktivitas telur.

d. Untuk mencapai produksi telur yang maksimal maka pemberian pakan harus memenuhi kebutuhan nutrisi ayam untuk hidup dan berproduksi maksimal dengan kadar protein sekitar 18%. Rasio antara jantan dan betina dalam satu folk juga harus tepat yaitu tidak lebih dari 1 pejantan dengan 10 betina dan optimalnya adalah 1 banding 6. Pada masa ini perlu juga diberikan suplemen nutrisi untuk menjaga kondisi ayam dan menjaga produktivitas telurnya.

4. Kendala dan solusi

Kendala usaha ternak ayam petelur umurnya mirip dengan usaha pembesaran ayam kampung pedaging.

  1. Kesulitan mendapatkan DOC ataupun pullet terutama bagi peternak yang baru memulai. Solusinya, mencari informai sebanyak mungkin dari para pembibit ayam kampung berkualitas melalui internet dan grup-grup peternak ayam kampung di dunia maya ataupun melaluipeternak lain/kelompok ternak di wilayah sekitar.
  2.  Harga pakan yang terus meningkat. Solusinya dengan meracik pakan sendiri ataupun membeli pakan alternatif.
  3. Adanya serangan peyakit. Serangan penyakit dapat dihindari dengan menjalankan peternakan sesuai SOP.
  4. Pemasaran yang terbatas. Solusinya dengan menempuh berbagai jalur pemasaran agar tidak tergantung hanya kepada pengepul.

5. Trik jitu budidaya dan bisnis ayam kampung petelur

a. Pastikan pembeli DOC ayam kampung yang memang ditujukan sebagai ayam kampung petelur. Perbedaannya dengan DOC ayam kampung seperti disebut sebelumnya adalah DOC ayam kampung petelur sudah divaksin Mariks pada usia satu hari. Fungsi vaksin Mariks adalah mencegah serangan penyakit mareks pada saat ayam sudah memasuki masa produksi. Penyakit mareks menyerang ayam petelur dan mengakibatkan penurunan produksi bertelur. Baca juga: 7 Tips Sukses Memulai Usaha Peternakan

b. Perhatikan kandungan protein pada pakan. Tujuannya menghindari ayam terlalu gemuk dan kemampuan produksi bertelurnya terhambat. Caranya dengan mengurangi kadar protein pada pakan menjelang masa produksi yaitu pada saat ayam berusia 17-18 minggu kadar protein diturunkan menjadi 15% selama ayam produksi sampai dengan ayam afkir.

c. Pakan yang diberikan tidak boleh melebihi 90 g/ekor/hari untuk menjaga bobot ayam tidak terlalu gemuk.

d. Pencahayaan merupakan faktor penting yang mendorong produktivitas bertelur. Ayam yang sepanjang masa pemeliharaan berada di dalam kandang, pencahayaan harus diatur. Pencahayaan dapat menggunakan lampu neon 23 watt untuk luasan per 3 m2 setiap buah lampunya.

e. Perhatikan masa produksi dan afkir ayam. Ada baiknya masa afkir ayam dapat disesuaikan pada momen tertentu seperti pada saat hari raya sehingga pada saat ayam diafkir harga jualnya cukup tinggi.

f. Perhatikan keberlanjutan produksi berikutnya. Setelah ayam diafkir seluruhnya, sebaiknya segera ada ayam kampung petelur yang sudah siap berproduki kembali sehingga stok telur selalu tersedia dan tidak kehilangan pelanggan.

g. Pelajari kondisi pasar dan elalu perbanyak konsumen dari berbagai kalangan. Ada masa-masa tertentu serapan telur ayam kampung mengalami penurunan terutama menjelang hari raya. Penyebabnya karena salah satu pangsa pasar telur ayam kampung yaitu para penjual jamu banyak yang pulang kampung. Kondisi ini bisa disiasati dengan mengalihkan penjualan ke pasar lain seperti produsen pembuat kue ataupun menitipkan telur ke retail-retail.

6. Analisis usaha ayam kampung petelur

Asumsi:

  • a. Usaha dimulai dengan membeli ayam kampung dara calon petelur (pullet) sejumlah 100 ekor.
  • b. Satu periode produksi atau masa produktif ayam kampung petelur selama 1,5 tahun.
  • c. Rata-rata produktivitas bertelur 50%.
  • d. Mortalitas 10%.
  • e. Lahan milik sendiri dan usaha dijalankan dengan kandang baterai.
  • f. Budidaya dilakukan sendiri oleh pemilik. Sebagai patokan apabila menggunakan pekerja, satu pekerja idealnya dapat merawat hingga 2.000 ekor ayam petelur.

Demikianlah penjelan tentang cara beternak ayam kampung petelur yang tepat dan benar. Semoga bermanfaat dan bisa membantu anda semua yang ingin sukses usaha beternak ayam kampung betelur yang menjanjikan ini.


Bagikan Artikel ini :
tags: , ,

JANGAN LEWATKAN: