Cara Sukses Usaha Budidaya Ayam Ras Pedaging (Broiler)


Usaha budidaya ayam ras pedaging (Broiler) memang cukup menjanjikan, sebab unggas termasuk salah satu yang paling banyak dikonsumsi manusia di dunia. Bahkan daging dan telurnya menempati urutan teratas dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat, termasuk di Indonesia. Fakta ini tentunya menjadikan ayam broiler sebagai unggas yang paling prospektif sebagai usaha peternakan ayam pedaging. Baik secara mandiri ataupun bermitra dengan perusahaan pembibitan.

Cara Sukses Usaha Budidaya Ayam Ras Pedaging (Broiler)

Jika ingin memulai ada baiknya menentukan usaha akan dijalankan mau secara mandiri atau bermitra dengan perusahaan. Cari informasi mengenai berbagai kelebihan dan kekurangan usaha yang akan dijalankan secara mandiri maupun bermitra. Lalu, pilih salah satunya yang disesuaikan dengan keinginan, sifat dan target pribadi yang ingin dicapai. Baca : 7 Tips Memulai Usaha Peternakan untuk Pemula

Yes, bagi anda yang hobi beternak maka budidaya ayam broiler merupakan peluang usaha yang bagus. Dan pada kesempatan ini admin peluangusaharumahan.info akan membagi tips cara sukses usaha budidaya Ayam Ras Pedaging (Broiler) yang tentunya bisa bermanfaat untuk anda yang ingin mengembangkan usaha ternak ayam broiler.

#. Persiapan usaha Ayam Ras Broiler

Untuk Memulai usaha peternakan Ayam broiler ada beberapa persiapan yang dapat dilakukan seperti menentukan terlebih dahulu lokasi usaha yang ideal, membangun perkandangan melengkapi berbagai perlengakapan ternak, dan lain sebagainya. Berikut beberapa persiapan usaha sebelum memulai budidaya ayam ras broiler :

  1. Kandang berupa kandang terbuka atau tertutup. Kandang terbuka bisa berupa kandang litter (lantai langsung ke tanah) ataupun kandang panggung.
  2. Bentuk kandang ideal berupa persegi panjang dengan standar lebar 4-7 m dan panjang 10-15 m atau disesuaikan dengan lahan yang ada. Sementara, untuk tinggi kandang berkisar 4-7 m.
  3. Tempat pakan dan minum. Tempat pakan bisa menggunakan tempat pakan tabung yang digantung dengan kapasitas 5 kg untuk 25-30 ekor ayam dan kapasitas 10 kg untuk 35-40 ekor ayam. Pada saat DOC, digunakan tempat pakan khusus DOC. Tempat minum bisa berupa tempat minum manual ataupun otomatis.
  4. Mempersiapkan Peralatan brooding seperti chich guard, tirai, dan pemanas.
  5. Pakan, vaksin, vitamin, obat-obatan, dan herbal.
  6. Instalasi listrik dan air.

#. Pemilihan Bibit/DOC Ayam Ras Broiler

Pilihlah Bibit yang baik sangat penting, Ada beberapa pedoman teknis utk memilih bibit/DOC Ayam Ras Broiler (pedaging):

  • Anak ayam (DOC ) berasal dari induk yg sehat.
  • Bulu tampak bersih, halus, mengkilat & penuh serta baik pertumbuhannya.
  • Anak ayam sehat dan tidak terdapat kecacatan pada tubuhnya.
  • Anak ayam mempunyak nafsu makan yang baik.
  • Tubuhnya gemuk, Ukuran normal berat badan DOC antara 35-40 gram.
  • lubang kotoran (anus) bersih atau tidak ada bekas tinja diduburnya.

#. Teknis budidaya Ayam Ras Broiler

Dalam menjalankan usaha ternak ayam ras pedaging ini ada beberapa teknis budidaya ayam ras broiler yang perlu anda ketahui:

  • a. Persiapan kandang berupa pemasangan tirai luar dan dalam kandang, penaburan sekam pada alas kandang kemudian dilapisi kertas Koran sebanyak 4-5 lembar agar DOC tidak memakan sekam, pemasangan chich guard serta pemanas dan persiapan pakan dan minum.
  • b. Pemberian pakan sesering mungkin pada saat DOC (5-8 kali dalam sehari sedikit-sedikit). Pakan pada masa DOC bisa diberikan dengan cara disebarkan pada alas kandang berupa Koran ataupun pada tempat pakan tabung khusus DOC. Minum harus selalu tersedia.
  • c. Pengaturan pemanas dengan melihat kondisi ayam dan menggunakan thermometer. Apabila ayam tersebar merata berarti suhu pemanas sudah pas atau ideal.
  • d. Sebaiknya tirai dalam yang dibuka apabila cuaca terik. Saat cuaca mendung/hujan, tirai ditutup kembali. Mulai hari ke-5, tirai luar bisa dibuka ¼ saat terik dan sebaliknya. Hari ke-8, tirai dalam mulai dikurangi. Tirai luar bisa dibuka ½ pada siang hari yang terik. Hari ke-15 dan seterusnya tirai luar bisa dibuka seluruhnya pagi-sore hari saat cuaca terik.
  • e. Pelebaran chich guard sesuai kepadatan ayam.
  • f. Lapisan Koran diangkat satu persatu setiap hari hingga hari ke-4 dan ke-5.
  • g. Dilakukan vaksinasi ND saat ayam umur ke-4 melalui tetes mata, vaksinasi gumboro pada umur ke-9 melalui tetes mulut atau air minum, vaksinasi ND lasota pada umur ke-14 melalui air minum, vaksinasi gumboro pada hari ke-19 melalui air minum dan vaksinasi ND laktosa pada umur ke-24 melalui air minum.
  • h. Manajemen sekam dengan mengganti sekam yang basah, becek, atau menggumpal untuk menghindari sebaran penyakit.
  • i. Panen dilakukan pada umur 22-28 hari sesuai permintaan dan ukuran bobot yang dirasa peternak paling menguntungkan. Broiler dapat dipanen mulai ukuran 0,9-1,6 kg per ekor.

#.Teknik Pemeliharaan Ayam Ras Broiler

Dalam memelihara ayam ras broiler pemberian makanan dan minuman disesuaikan dengan fase umur ayam mulai dari minggu pertama hingga minggu ke delapan :

  1. Minggu Pertama umur 1-7 hari
    Pemberian pakan dan minuman pada ayam umur 1-7 hari yaitu Pakan diberikan 17 gram/hari/ekor dan dan minum 1,8 liter/hari/100 ekor. pada hari pertama minuman hendaknya diberi tambahan gula dan obat anti stress sebanyak 50 gram/liter air.
  2. Minggu Ke-dua umur 8-14 hari
    Pada minggu kedua umur ayam 8-14 hari diberikan pakan setiap hari 43 gram/ekor dan minum 3,1 liter/100 ekor.
  3. Minggu ke-tiga umur 15-21 hari
    Pada minggu kedua untuk umur ayam 15-21 hari diberikan pakan setiap hari 66 gram/ekor dan Minumnya 4,5 liter/hari/100 ekor.
  4. Minggu ke-empat umur 22-29 hari
    Pada minggu ke empat atau umur ayam 22-29 hari pemberian pakan setiap hari 91 gram/ekor dan minumannya 7,7 liter/ekor setiap hari. Jadi jumlah pakan yang dibutuhkan tiap ekor sampai pada umur 4 minggu sebesar 1.520 gram dan air minum sebanyak 122.6 liter/100 ekor.
  5. Minggu ke-Lima umur 30-36 hari
    Pemberian pakan dan minuman pada minggu ke-5 adalah untuk pakan 111 gram/hari/ekor dan minumannya 9,5 liter/hari/100 ekor.
  6. Minggu ke-Enam umur 37-43 hari
    Pemberian pakan pada minggu ke enam atau pada ayam broiler berumur 37-43 hari pemberian pakan 129 gram/hari/ekor dan minum 10,9 liter/hari/100 ekor.
  7. Minggu ke-Tujuh (umur 44-50 hari)
    Pemberian pakan pada minggu ke tujuh atau pada ayam broiler umur 44-50 hari yaitu 146 gram/hari/ekor dan dan minumannya 12,7 liter/hari/100 ekor.
  8. Minggu ke-Delapan (umur 51-57 hari)
    Pada minggu ke delapan atau pada umur 51-57 hari pemberian pakan setiap hari 161 gram/ekor dan minumnya 14,1 liter/hari/100ekor. Jadi jumlah pakan yang dibutuhkan dari minggu ke-5 hingga minggu ke-8 adalah 3.829 gram/ekor dan jumlah air minum sebanyak 330,4 liter/hari/100ekor.

Untuk kualitas atau kandungan zat gizi pakan pada minggu pertama hingga minggu ke empat terdiri dari protein 22-24%, lemak 2,5%, serat kasar 4%, Kalsium (Ca) 1%, Phospor (P) 0,7-0,9%, ME 2800-3500 Kcal.

Sedangkan untuk kualitas atau kandungan zat gizi pakan pada minggu ke-5 hingga minggu ke-8 terdiri dari protein 18,1-21,2%; lemak 2,5%, serat kasar 4,5%, kalsium (Ca) 1%, Phospor (P) 0,7-0,9% dan energi (ME) 2900-3400 Kcal.

#. Kendala yang mungkin dihadapi dan Solusinya

Setiap usaha tentunya memiliki kendala tak terkecuali ternak ayam ras broiler ini. dibawah ini Beberapa kendala yang mungkin dihadapi saat menjalankan budidaya ayam ras pedaging (broiler) :

a. Apabila menggunakan kandang closed house harus ada anak kandang yang senantiasa stand by mengecek kondisi cooling system dan fan dalam kondisi menyala dan tabil. Keteledoran mengenai hal ini dapat menyebabkan ayam dalam kandang closed house lama-kelamaan akan mati lemas karena tidak adanya sirkulasi udara. Untuk menghindari hal ini, pada usaha peternakan broiler menggunakan kandang closed house harus mempersiapkan genset apabila listrik PLN mati sewaktu-waktu. Baca juga: Cara Memulai Usaha Budidaya Kroto Rumahan

b. Ukuran ayam pada saat panen tidak seragam. Solusinya melakukan seleksi kondisi ayam sejak umur DOC 4 hari. Ayam dengan ukuran kecil dipisahkan broading-nya dari yang lain agar pertumbuhannya bisa dimaksimalkan sedangkan yang kondisinya ekstrim (terlalu kecil) di-culling atau diafkir.

c. Penyakit yang muncul di berbagai usia pemeliharaan. Solusinya dengan menjalankan usaha peternakan sesuai SOP yang tepat, menjalankan program vaksinasi dengan ketat, serta menerapkan biosecurity yang ketat di farm.

#. Trik Jitu budidaya dan bisnis Ayam Ras Broiler

a. Menentukan dengan tepat jenis Bibit/DOC yang akan dibesarkan. Tiap jenis DOC broiler memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Ada strain ayam broiler yang lebih cepat pertumbuhannya di awal pemeliharaan, tetapi lambat di minggu-minggu akhir, dan sebaliknya. Karakter DOC broiler dapat disesuaikan dengan waktu dan bobot panen yang diinginkan. Beberapa strain DOC broiler yang banyak digunakan di dalam negeri antara lain cob, avian, isa vedette, ross, hybro, dan hubbard.

b. Kandang closed house memiliki keunggulan suhu udara, kelembapan, dan sirkulasi udara diatur sepenuhnya menggunakan cooling system dan kipas sehingga faktor suhu udara, cuaca dan kelembapan berpengaruh minimal dan performa ayam lebih bisa diprediksi. Kekurangan kandang closed house adalah biaya investasinya berlipat dibandingkan biaya pembuatan kandang terbuka dengan luasan yang sama.

c. Mengetahui dengan pasti pasar hasil panen yang disasar. Jenis pasar yang disasar biasanya disesuaikan dengan bobot ayam. Broiler dapat dipanen pada bobot 0,9-1,2 kg ataupun di atas 1,4 kg. tiap peternak broiler di berbagai daerah masing-masing harus mengetahui kisaran bobot panen yang paling menguntungkan untuk usahanya, baik dari sisi harga jual, waktu budidaya, hingga resiko kematian selama pemeliharaan.

d. Apabila ingin bermitra dengan perusahaan, cari tahu mitra yang bisa memberikan keuntungan kepada peternak dengan sistem mitra di sekitar lokasi peternakan atau melalui kelompok ternak dan forum-forum peternak baik di dunia nyata maupun maya.

Demikianlah uraian singkat mengenai cara sukses usaha budidaya ayam ras pedaging (broiler). Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat terutama buat kamu yang tertarik untuk beternak ras broiler.

Bagikan Artikel ini :
tags: , ,

JANGAN LEWATKAN: